ONLINE 24 JAM
SELURUH GAMBAR SERTIFIKASI LEGALITAS KLINIK DE NATURE INDONESIA DAPAT KAMI INFOKAN MELALUI CHATTING WHATSAPP - LINE STANDAR PRODUK INTERNASIONAL ( ISO ) DAN NASIONAL BPOM - HALAL MUI JUGA SEBAGIAN TESTIMONI KESEMBUHAN PASIEN BESERTA HASIL LABORATORIUM SETELAH KONSUMSI OBAT DE NATURE BUKTI RESI KIRIMAN LUAR NEGERI DAN DALAM NEGERI YANG BISA DICEK SECARA ONLINE SEBAGAI REFRENSI PAKET TELAH SAMPAI TUJUAN
Beranda » Antibiotik Herbal » Gurah Miss V

Gurah Miss V

Kode : -
Berat : gram
Stok :
Kondisi : Baru
Kategori : Antibiotik Herbal, Anyang anyangan, Ciri Gonore, Ciri Sipilis, Gonore, Infeksi Menular Seksual, Infeksi Saluran Kemih, Isk, Kencing Nanah, Keputihan (Fluor Albus - White Discharge - Leukorea), Klamidia ( Chlamydia ), Klinik Penyakit Kelamin, OBAT SIPILIS, Penyakit Rajasinga, Pipis Sakit, Sifilis, Sipilis, Spesialis Penyakit Kelamin, Tanda Gonore, Tanda Sipilis
Dilihat : 27 kali
Review : Belum ada review
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang Gurah Miss V kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Gurah Miss V

Sesuai dengan topik pada segmen tulisan kali ini, yaitu Gurah Miss V, tentunya jenis penyakit ini tak luput dari ‘poin khusus’ bagaimana tubuh kita bisa sampai ‘menanggung’ secara positif terkena salah satu jenis bakteri berbahaya yang ada di dataran planet tempat kita tinggal saat ini. Maka dari itu sudah sewajarnya agar mendalami secara detail lagi seperti mengapa seseorang didiagnosa telah menderita bakteri mematikan tersebut. Mari.. Kita lihat bersama pemaparan pada paragraf artikel berikut ini

Sebagai pembuka admin akan mengajak Anda sekalian untuk membuka tayangan sejenak dari video mengenai klinik De Nature Indonesia, berikut videonya…

PENJELASAN PENYAKIT RAJASINGA ALIAS SIFILIS
Sipilis atau yang biasa dikenal dengan penyakit rajasinga ialah peradangan (infeksi) yang timbul ‘gara-gara’ bakteri jahat yaitu Treponema pallidum.

KLIK → Mengobati Sipilis Dengan Selain Resep Dokter
                Cara Mengobati Sipilis Dengan Remuan Tradisional
                Pengobatan Herbal Untuk Penyakit Rajasinga Atau Sipilis

Kita telah mengetahui bahwa penyakit rajasinga merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang tergolong membahayakan, malah sejumlah peristiwa hingga mengancam jiwa pada saat dibiarkan tanpa pengobatan. Biasanya peradangan (infeksi) ini merembet dengan perantara hubungan intim pada seseorang yang terkena secara positif, bukan saja melalui melakukan persetubuhan bakteri pemicu penyakit rajasinga juga dapat merambah lewat pajanan cairan tubuh si penderita seperti melalui darah atau air liur yang ada luka kemerahan persis sariawan. Rata-rata kontak langsung terjadi berdasarkan seks vaginal (lewat kelamin perempuan), anal (dubur) ataupun oral (mulut). Tak sampai disitu saja, ternyata memakai jarum secara bergantian mampu menularkan peradangan (infeksi) penyakit tersebut baik untuk peminat narkoba suntik ataupun pada fans berat seni ‘melukis’ fisik seperti tato dan tindik ‘alat pendengaran manusia’.

salep gatal pada kemaluan pria wanita-penis lecet luka terasa sakit

Jahatnya bakteri sipilis alias penyakit rajasinga rupanya juga terjadi dari seorang perempuan dalam kondisi ‘bunting’ terhadap calon bayi dalam kandungannya, menurut sumber tepercaya jumlah peningkatan perkaranya hingga saat ini cukup harus siaga satu. Adapun perihal kondisi tersebut dalam dunia kedokteran lazim disebut sifilis kongenital. Impak kemungkinan terfatal ialah ‘kepergian selamanya’ sang janin yang ada dalam perut kandungan berpeluang terjadi akibat pengaruh infeksi tadi. Disisi lain sebenarnya bakteri pemicu sifilis tidak akan ‘bertahan’ lama berada di luar tubuh manusia alias (kemungkinan musnah seiring waktu pada akhirnya), selain itu penyakit ini ‘sudah clear’ tidak mungkin ditularkan dengan metode di bawah ini:

  • Menggunakan jamban yang sama dengan seseorang yang ketularan rajasinga.
  • Berbagi dalam penggunaan alat makan yang sama.
  • Memakai baju atau celana secara bersamaan.
  • Memakai kolam renang ataupun kamar mandi yang sama.

‘Indikator’ pertama pada sifilis adalah akan muncul sekitar 22 hari pasca bakteri menembus dalam tubuh. Peradangan (infeksi) sipilis terbagi menjadi empat tingkatan utama, berikut ini:

Sifilis Primer
Pengidap rajasinga kebanyakan bakal memiliki simptom (gejala) yang dibarengi dengan kucam atau bintil-bintil merah di organ intim laki-laki/perempuan maupun di dalam serta sekeliling mulut. Lecet yang keluar berbentuk seperti gigitan semut justru uniknya tidak menimbulkan rasa nyeri. Pada tahap tersebut, bila pasien yang tertular melakukan kontak kemaluan dengan individu lain, jelas transfer bakteri bakal gampang terjadi. Luka ini terjadi selama (empat sampai delapan) minggu. Finalnya, lesi ini akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.

kelamin bengkak bernanah gatal-vagina perih sakit setelah berhubungan

Sifilis Sekunder (Kedua)
Pasien sipilis sekunder atau stadium dua akan mengalami lecet kemerahan seukuran biji kecil dan lazimnya lecet tersebut terlihat pada telapak tangan lalu telapak kaki. Keluhan lain yang bisa saja menyertai reaksi berupa panas badan, keinginan menyantap makanan hilang lumayan drastis, sakit lekum ‘tenggorokan’ serta penyakit jengger ayam. Etape itu bakal berlaku semasa (tiga puluh sampai sembilan puluh) hari

Sipilis Laten (atau tak terlihat namun berkesempatan timbul)
Pasca stadium sipilis sekunder, sipilis seakan-akan selesai dan tiada mengeluarkan ‘indikasi’ sama sekali. Masa laten tersebut sanggup terjadi sesuai reaksi yaitu 2 tahun, sebelum kemudian lanjut kepada jenjang yang luar biasa ganas dalam peradangan (infeksi) penyakit menular seksual (PMS) yaitu sifilis tersier.

Sipilis Tersier
Jikalau infeksi PMS (penyakit menular seksual) tersebut tanpa penanggulangan, maka sakit sifilis lazimnya berkembang ke tahap final bernama sipilis tersier. Pada periode tersebut, peradangan (infeksi) sewaktu-sewaktu mengirimkan efek yang hebat pada fisik seseorang. Berikut gangguan kesehatan yang diperoleh lantaran infeksi pada fase ini adalah kebutaan, sindrom penurunan fungsi otak, kelumpuhan, disfungsi alat vital, masalah pendengaran, dan tidak jarang sampai kasus kematian apabila tak ditindaklanjuti semestinya

Sifilis lebih gampang merambat sewaktu stadium primer juga sekunder. Bila Anda sadar telah ‘kepindahan bakteri’ penyakit menular seksual (PMS), ada baiknya cepat-cepat cek kesehatan ke medikus atau balai pengobatan (spesialis sakit kelamin) demi kejelasan diagnosis terhadap sipilis. Lebih cepat sipilis diatasi, maka kecil kemungkinan bagi sipilis meningkat menjadi ‘akut’. (Gurah Miss V)

Pemulihan Yang Dijalani Pada Penyakit Rajasinga
Penanganan sifilis termasuk tak sulit dilakukan manakala diobati lebih dini, terapi lazimnya yaitu dengan menggunakan antibiotik berupa injeksi penisilin (Penicillin G Procaine atau Procaine Benzylpenicillin), akan tetapi penting untuk diingat wajib sesuai resep dokter ya :). Apabila tidak terobati, sipilis berisiko menjelma penyakit yang memberi ancaman serta malahan hingga berkesudahan pada kematian. Penderita sifilis yang tengah dalam tahap pemulihan diharuskan menghindari hubungan seksual sampai infeksi ditetapkan sudah sembuh total

BEBERAPA PETUNJUK BAHWA ANDA TERJANGKIT SAKIT SIFILIS
Orang yang tertular rajasinga dapat cukup ganyir menularkan ‘partikel jahat’ penyakit ini akibat kebanyakan di antara mereka semata menemui indikasi-indikasi kecil sehingga terlalai bahwa mereka telah terinfeks. Gejala penyakit rajasinga lambat laun berganti bersama atas tingkat sipilis yang dirasakan.

Gejala Terhadap Sipilis Primer
Indikator dominannya atas penyakit rajasinga primer ialah terjadinya ruam atau borok. Ruam ini terlihat (sepuluh hari – tiga bulan) setelah bakteri berdiam di dalam tubuh, ruam itu kerap tak diindahkan sama pasien rajasinga karena tidak memunculkan rasa perih. Luka tersebut merembet pada bagian anggota tubuh dimana bakteri saat pertama menyelinap, misalnya pada penis, organ intim perempuan, ataupun area anus. Luka tadi dapat pula nongol di jari, mulut ataupun bibir, dan amandel.

Perawatan lecet membutuhkan waktu kira-kira (3 – 6 minggu). Sejumlah orang yang positif PMS (penyakit menular seksual), lecet yang tampak hanya satu tapi terdapat pula yang mengakibatkan lebih dari satu lecet. Di samping itu, sipilis primer bisa juga dikenali akan basal alias bengkak limfonodus (kelenjar) di sekitaran leher, ‘ketek’, ataupun dasar paha. Sifilis berpotensi sedikit demi sedikit berganti kepada periode sekunder bilamana tak diobati dari awal. (Gurah Miss V)

Gejala Untuk Sipilis Sekunder (Kedua)
Beberapa minggu setelah bintil merah ‘lenyap’ maka tanda sifilis sekunder bakal terlihat. Luka dapat muncul pada sekitar tubuh apapun terlebih pada telapak kaki dan tangan. Gejala lainnya adalah ketuat di vagina dan penis, ada pengecualian pada perempuan yakni kutil bisa nongol pada sekitar faraj. Dan menjadi pembeda adalah berupa presensi ketuat pada area dubur bisa dirasakan wanita dan pria.

Tanda yang seiras dengan sakit influenza bisa juga tampak. Pasien bakal menerima rasa tak bergairah dan bertenaga, sakit area kepala, ngilu pada sekeri (persendian) siku atau lutut, serta demam. Bahkan sampai penyusutan berat fisik serta kerontokan rambut riskan terjadi, kelenjar getah bening pun terjadi basal (pembengkakan).

Tanda-tanda ini dominannya aktif sekitar beberapa minggu, juga bisa datang ataupun ‘melenyapkan diri’ selalu berulang hingga beberapa bulan kemudian. Jika penyakit rajasinga sekunder tak diatasi secara telaten, infeksi akan berlanjut ke starata berikutnya.

Tanda Buat Penyakit Rajasinga Laten (menyembunyikan eksistensinya namun berpotensi kumat)
Pada jenjang tersebut bakteri tak bergerak alias eksis, cuma sifilis tidak membawa tanda apa pun. Sementara 12 bulan perdana fase sipilis laten, infeksi masih dapat ditularkan. Sesudah 2 tahun, peradangan (infeksi) tetap eksis di dalam badan si pasien, tetapi tak mampu ditularkan buat individu lain kembali. Jenjang ini akan berlangsung secara menahun. Jika tidak ditanggulangi secara benar, sifilis laten punya potensi berubah pada sifilis tersier (fase sipilis yang sangat ‘gawat’).

Tanda Bagi Penyakit Rajasinga Tersier (Terakhir)
Lebih kurang 30 % penderita penyakit rajasinga yang tidak ditangani dengan benar bisa mengemban penderitaan starata tersier. Indikasi sipilis tersier diawali beberapa tahun setelah peradangan (infeksi) awal mula menyebari badan si pasien. Komponen tubuh di zona bakteri sipilis awal mula nyusup sehingga memberi dampak pada keluhan yang dialami.

Untuk tingkat tadi, sipilis bakal makin rawan serta bahkan terjadi impak mengancam keselamatan jiwa. Sifilis tersier kebanyakan terjadi resultan terhadap jantung, mata, isi bagian kepala, organ tubuh yang mengambil sari makanan di dalam darah dan menghasilkan empedu, urat tempat darah mengalir, tulang, serta perekat yang terbentuk antara tulang. Itu artinya pengidap akan mengalami stroke, penyakit jantung, ataupun kehilangan penglihatan lantaran infeksi menular seksual tadi. (Gurah Miss V)

Gejala Terhadap Sipilis Kongenital
Ibu yang masih ‘berbadan dua’ kemudian menderita sipilis berisiko membaurkan bakteri infeksi terhadap bayinya. Risiko tadi bisa menjadi defisit sekiranya si ibu diobati dengan serius sebelum kehamilan tiba di (enam belas) minggu. Andaikan tak ditindaklanjuti secara tepat, perkara baru sejenis ini bakal terjadi:

  • Kelahiran dalam keadaaan mati maupun bayi meninggal dalam kantong peranakan
  • Bayi (si kecil) menghembuskan nafas terakhir tidak lama setelah dilahirkan
  • Miskram (mengalami keguguran)
  • Bayi terlahir mewarisi sifilis
  • Bayi terlahir pradini (prematur)

Bayi yang keluar dari kandungan dengan kongenital sifilis dalam kondisi hidup, dominannya tidak mendapati indikasi semata. Tapi terdapat probabilitas (kemungkinan) tampaknya bintil merah terhadap telapak kaki serta tangan. Dampak yang dapat tumbuh bagi bayi yang dilahirkan membawa penyakit rajasinga, sebagai berikut:

  • Deformasi gigi
  • Tumbuh kembang tulang yang hampir tanpa kemajuan
  • Ketaknormalan pendengaran
  • Mengalami ‘budek’
  • Batang indra penciuman yang datar

Selalu mendengarkan pendapat dari dokter maupun ahli penyakit alat vital manakala pasien mempunyai PMS (penyakit menular seksual) serta masih dalam kondisi hamil 🙂

PERBANDINGAN ANTARA SIFILIS DENGAN GONORE (KENCING NANAH)
Gonore (kencing nanah) dan penyakit rajasinga ialah infeksi PMS (penyakit menular seksual) dengan penyebab yang tidak sama. Kencing nanah (gonore) disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae sebaliknya penyakit rajasinga muncul lantaran oleh bakteri Treponema pallidum, gejala yang muncu pun berbeda, ya… kendati masih tidak sedikit yang berpendapat sedikit menyerupai 🙂 . Berikut keluhan yang biasa dirasakan :

PASIEN KENCING NANAH (GONORE)

  • Perih di saat BAK (buang air kecil) disertai keluarnya cairan seperti sperma (putih kekuningan) dari muara atau lubang kemaluan
  • Dipucuk ‘helm’ kelamin pria seperti anyang – anyangan
  • Perut daerah bawah berasa sakit
  • Masalah lain pada laki – laki berupa sakit pada biji kemaluan, mengalami basal (pembengkakan) pada kulit khitan
  • Kencing nanah bahkan darah sesekali berbarengan jadi satu, tapi tidak ruam luka diluar zakar
  • Keluhan lainnya pada perempuan : saat halangan keluar darah kotor faraj lebih sulit, sakit tatkala bersetubuh

PENDERITA SIFILIS

  • Keluar indikator adanya luka bagian luar kulit alat vital laki-laki yang tidak gatal dan tidak sakit
  • Lecet pada alat vital pria mengalirkan cairan sedikit kuning diikuti nanah
  • Luka dapat pulih dengan sendirinya akan tetapi bakteri / kuman ini akan menjadi ‘garang’ terhadap anggota tubuh manusia sehingga bermasalah dari dalam juga akan balik lagi aktif pada waktu yang akan datang

KETERANGAN POSITIF TIDAKNYA SIPILIS
Tanpa berpikir panjang lagi segeralah mengecek kondisi kesehatan ke medikus atau poliklinik (ahli penyakit alat vital) tatkala terdapat kemungkinan, bahwa Anda sudah ketularan PMS (penyakit menular seksual). Tatkala penyakit menular seksual (PMS) ditindaklanjuti dengan benar, tentu masalah baru yang ‘gawat’ akan terhindarkan sehingga kans supaya sembuh seutuhnya juga terbuka lebar.

Awalnya, spesialis penyakit alat vital dari klinik akan bertanya seputar tanda ‘keluhan’ yang Anda punyai sebelum menjalani penelitian kondisi jasmani secara total. Terutama pengontrolan di daerah kelamin serta anus, perawat kemudian bakal mengecek kehadiran bintik kulit kemerahan serta kulit timbul di kerongkongan dan mulut. Demikian pula, dokter atau poliklinik (khusus penyakit alat vital) boleh jadi bakal merekomendasikan Anda untuk melaksanakan beberapa tes misalnya:

Cek Darah
Sesudah penanganan fisik tuntas, menyusul kemudian tes darah buat pembuktian ada tidaknya infeksi penyakit menular seksual (PMS) pada internal tubuh seseorang. Cek darah mampu membaca ada tidaknya senyawa penjaga tubuh (antibodi) yang dibentuk oleh tubuh buat menggempur PMS (penyakit menular seksual). Perisai perlindungan (antibodi) bagi bakteri penyakit menular seksual (PMS) akan lama ada di dalam badan manusia hingga beberapa tahun lamanya

Satu di antara cek darah yang terpilih guna menemukan bakteri Treponema pallidum yaitu Treponemal Antibody Test. Siapa saja yang menerima hasil tes berupa afirmatif (alias positif), nyaris pasti bakal tervalidasi mengidap sipilis. Hanya saja tes tadi biasanya langgeng menjadikan hasil positif secara menahun selepas sipilis ditangani. Oleh karenanya, agar bisa memastikan benarkah orang tadi terinfeksi PMS (penyakit menular seksual) sipilis masa kini atau memang sudah pada masa silam, maka dibutuhkan pengecekan ekstra yang diistilahkan RPR (Rapid Plasma Reagin). Individu yang tengah mengalami PMS (penyakit menular seksual) sipilis bisa memperlihatkan hasil Treponemal Antibody Test positif disertai RPR positif.

Peradangan atau infeksi sipilis lumayan berbahaya untuk si kecil (bayi) di dalam fetus (janin) maupun anak yang belum lama terlahir ke dunia. Sebab itu, perempuan yang sedang ‘bunting’ dinstruksikan supaya melakukan cek darah untuk penyakit menular seksual (PMS) sifilis. Pemeriksaan itu umumnya ditempuh jikalau usia kehamilan berada di interval (tiga sampai lima bulan). Andai pemeriksaan kejelasan PMS (penyakit menular seksual) sipilis telah ditentukan, terapi ataupun penyembuhan wajib dilangsungkan secepatnya.

Melihat Cairan Lecet Atau Tukak
Andaikan terdapat ruam ‘luka’, dokter (medikus) ahli biasanya mengisap sedikit cairan dari ruam ‘luka’ untuk percontohan (sampel) supaya diperiksa dalam ruang lab. Pemeriksaan itu semata akan diaktualkan terhadap sifilis primer (pertama) serta sekunder (kedua), yaitu sewaktu ada lecet atau tukak. Sampel cairan bisa memberitahukan benarkah ada bakteri yang menghasilkan penyakit rajasinga.

PEMULIHAN SIPILIS SECARA HERBAL
Sebagaimana pasien lainnya terutama untuk keluhan kencing nanah (gonore), sifilis, kutil di seputar faraj dan zakar, clamidya, dan lain – lain, dari CV. De nature menyiapkan berbagai jenis resep obat antibiotik alami – antivirus – antibakteri seperti GANGJIE – GHOSIAH – PIPECA – HABATOP ATAU HABBATUSSAUDA – KAPSUL BERSIH DARAH – BAWANG LANANG yang mampu membantu menghentikan keluhan yang diderita. (Gurah Miss V)

PENYEMBUHAN PENYAKIT RAJASINGA MELALUI RESEP DOKTER ATAU ANTIBIOTIK
Penisilin (Penicillin G Procaine atau Procaine Benzylpenicillin) cukup cespleng dan biasanya dipergunakan sebagai penghilang PMS (penyakit menular seksual) sifilis primer ‘permulaan’ serta sekunder ‘selanjutnya’. Penisilin kebanyakan diberikan melalui suntikan, tersedia beberapa ragam antibiotik lainnya di apotek kimia farma misalnya Eritromisin (Erythromycin), Tetrasiklin (Tetracycline), Ceftriaxon (Ceftriaxone), Azithromicin (Azithromycin) Doksisiklin (Doxycycline) yang juga efektif memulihkan bakteri pemicu rajasinga, misalkan siapa saja yang alergi pada penisilin

APAKAH BISA MENEGUK REBUSAN AIR DAUN SIRIH HIJAU SEHABIS KONSUMSI OBAT APOTIK?
Tatkala pemulihan, minum rebusan air piper batle (daun sirih) bukan berarti hal yang menjadi pantangan secara mutlak. Hanya saja keterbatasan pengetahuan seputar khasiat dan efek samping konsumsi air ini terhadap terapi penanganan sebaiknya Anda tanggapi dengan cermat. Untuk meminimalisasi dampak negatif ataupun probabilitas (kemungkinan) interaksinya dengan pengobatan yang saudara/saudari lakukan, bagusnya bapak/ibu memberi interval setidaknya dua sampai 3 jam antara minum air rebusan piper batle (daun sirih) dengan minum obat. (Gurah Miss V)

APAKAH BISA MENGOLES ATAU MEMINUM ALLIUM SATIVUM (BAWANG PUTIH) UNTUK OBAT PENYAKIT RAJASINGA?
Allium sativum (bawang putih) terbilang aman jika digunakan melalui cara dikunyah atau dengan bentuk suplemen, tetapi allium sativum (bawang putih) yang mentah tidak dianjurkan buat dibalurkan langsung di kulit karena terdapat impak yang mana membuat gangguan riskan, alangkah baiknya pasien tidak mengoleskan allium sativum (bawang putih) ke penis, lantaran alat vital bagian dari zona cukup sensitif dan kian rawan terjadi gangguan serius. Sejumlah cerita ada di publik seperti membalurkan bawang putih dapat menyebabkan penis kian besar atau memulihkan penyakit rajasinga hingga sekarang masih tidak autentik kebenarannya menurut medis.

ADAKAH ANJURAN ATAUPUN PANTANGAN MAKANAN TERTENTU KETIKA MENGATASI SIFILIS
Secara pengamatan dari simptom (gejala) yang diderita yakni sakit saat kencing serta adanya lendir mirip sperma yang beraroma anyir, maka hal ini biasanya berlangsung atas penyakit menular seksual (PMS) gonorhea. Peradangan (infeksi) tersebut juga disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Baik itu sipilis dan gonore tidak berhubungan terhadap makanan semisal telor, makanan pedas, buah semangka dll. Artinya tak ada pantangan tersendiri perihal makanan menurut medis. Tapi tak sama misalkan melakukan terapi tradisional dari De nature Indonesia maka terdapat beberapa pantangan dan imbauan yang bakal dipraktikkan secara sinkron dengan pedoman dari spesialis herbal kami.

TIDAK MENYEMBUNYIKAN PERIHAL YANG SEMEMANGNYA TERJADI PADA PASANGAN
Andai saudara/saudari telah terbukti positif sifilis, cepat utarakan pada suami/istri atau mantan pasangan dari saudara/saudari dengan begitu dia dapat melakukan cek sekaligus mendapatkan penanganan. Manakala Anda menganggap aib untuk menceritakan penyakit tadi dengan suami/istri atau eks (mantan) pasangan saudara/saudari, mintalah pendapat pada petugas medis (dokter) ataupun balai kesehatan ahli penyakit organ intim. Lebih baik bagi bapak/ibu agar memberi tahu suami/istri tentang sipilis. Jikalau penyakit itu tak diobati secara tepat, pada akhirnya dapat ‘meregangkan’ nyawa seseorang. (Gurah Miss V)

KOMPLIKASI LANTARAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS) SIFILIS
Penyakit rajasinga akan menghasilkan segenap komplikasi kalau tidak segera diobati, sifilis juga bisa mendongkrak efek kedatangan beberapa penyakit yang mencakup seperti:

  • Sakit jaringan tubuh, seperti serangan otak disertai kelumpuhan (struk), peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meningitis), disfungsi telinga untuk mendengar, gangguan organ penglihatan manusia, ‘alat genital laki-laki loyo’, dan masalah kantong kemih.
  • Penyakit jantung, diantaranya pembengkakan batang nadi, aneurisma, problem pembuluh darah, dan problem katup jantung.
  • Infeksi orang-orang yang positif sifilis serta seringkali berganti-ganti partner seks yang mengalami resultan terjangkit Hiv Aids dua kali lipat dari orang biasa.
  • Gangguan kehamilan dan janin. Wanita ‘berbadan dua’ yang menderita penyakit menular seksual (PMS) sifilis dapat mengedarkan penyakit ini kepada bayi yang ada di dalam perut kandungan.
  • Benjolan kecil atau guma, kondisi itu akan hadir atas permukaan kulit, tulang, dan hati ataupun organ lainnya.

MENCEGAH DIRI DARI PENYAKIT RAJASINGA
1. Mempertahankan rasa cinta agar tak mudah berpaling dari pendamping hidup merupakan cara efektif untuk memproteksi diri terhadap infeksi PMS (penyakit menular seksual) sipilis. Penggunaan kondom dapat dilaksanakan sebagai aksi pengaman pilihan dalam upaya memangkas potensi penjangkitan sifilis, khususnya di kalangan ‘perempuan malam’. Meski begitu kondom tersebut sekadar menepis penjalaran bakteri. Penyakit rajasinga masih mampu berpindah bakteri lewat sex oral (mulut), hal tersebut berlaku ketika mulut kontak secara frontal dengan luka mirip sariawan pada organ intim seksual yang sudah terjangkit. (Gurah Miss V)

2. Sungguh sangat perlu untuk mengenakan kondom jikalau menjalani hubungan seks, vaginal (lewat faraj wanita), maupun anal (anus). Gunakan dental dam (alat pelindung sex berbentuk kain lateks elastis) bila melakoni seks oral (mulut), alat tadi bertugas buat pembatas antara mulut dan alat vital, walhasil penularan virus penyakit seksual sanggup dihambat.

Usahakan tidak berhubungan sex secara oral (mulut), vagina (lewat faraj wanita), maupun anal (anus) sampai terapi sipilis telah dijalankan, Ini karena berisiko untuk bapak/ibu infeksinya kumat lagi andaikan besentuhan seksual bersama partner asmara yang memiliki sejumlah teman seksual atau malah saudara/saudari dapat memindahkan infeksi terhadap orang lain.

PMS (penyakit menular seksual) sifilis juga bisa menjalar tak melulu lewat hubungan intim. Seandainya saudara/saudari penikmat narkoba suntik maupun yang suka seni menggambar tubuh misalnya tato dan menindik telinga, sangat disarankan tidak berbagi jarum suntik dengan orang lain, bapak/ibu direkomendasi untuk tetap menggunakan jarum yang telah disterilkan.

Terimakasih sudah mengunjungi situs resmi CV De nature indonesia dengan topik Gurah Miss V, mudah – mudahan semakin menambah wawasan para pembaca khususnya mengenai PMS (penyakit menular seksual) gonorhea maupun rajasinga


Ditambahkan pada: 18 September 2019

Ulasan customer dinonaktifkan: Gurah Miss V

Maaf, form ulasan customer dinonaktifkan untuk produk ini

SIDEBAR