ONLINE 24 JAM
SELURUH GAMBAR SERTIFIKASI LEGALITAS KLINIK DE NATURE INDONESIA DAPAT KAMI INFOKAN MELALUI CHATTING WHATSAPP - LINE STANDAR PRODUK INTERNASIONAL ( ISO ) DAN NASIONAL BPOM - HALAL MUI JUGA SEBAGIAN TESTIMONI KESEMBUHAN PASIEN BESERTA HASIL LABORATORIUM SETELAH KONSUMSI OBAT DE NATURE BUKTI RESI KIRIMAN LUAR NEGERI DAN DALAM NEGERI YANG BISA DICEK SECARA ONLINE SEBAGAI REFRENSI PAKET TELAH SAMPAI TUJUAN
Beranda » Antibiotik Herbal » Bau Tak Sedap Pada Miss V

Bau Tak Sedap Pada Miss V

Kode : -
Berat : gram
Stok :
Kondisi : Baru
Kategori : Antibiotik Herbal, Anyang anyangan, Ciri Gonore, Ciri Sipilis, Gonore, Infeksi Menular Seksual, Infeksi Saluran Kemih, Isk, Kencing Nanah, Keputihan (Fluor Albus - White Discharge - Leukorea), Klamidia ( Chlamydia ), Klinik Penyakit Kelamin, OBAT SIPILIS, Penyakit Rajasinga, Pipis Sakit, Sifilis, Sipilis, Spesialis Penyakit Kelamin, Tanda Gonore, Tanda Sipilis
Dilihat : 29 kali
Review : Belum ada review
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang Bau Tak Sedap Pada Miss V kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Bau Tak Sedap Pada Miss V

Senada dengan titel pada segmen artikel kali ini, yaitu Bau Tak Sedap Pada Miss V, tentunya jenis penyakit ini tidak terlepas dari ‘bagian vital’ kenapa diantara kita ‘sampai-sampai’ ‘menanggung’ secara akurat bahwa telah ‘dihinggapi’ salah satu macam bakteri berbahaya yang ada di dataran planet tempat kita tinggal saat ini. Oleh karenanya ada baiknya mempelajari secara detail lagi atas segala hal yang menyebabkan mengapa seseorang didiagnosa telah mengidap bakteri mematikan tersebut. Mari.. Kita simak bersama pemaparan di paragraf artikel selanjutnya

Oh iya sebelum melanjutkan membaca artikel ini, admin ingin mengajak bapak/ibu sekalian dimana perlu kiranya menyaksikan visualisasi sesaat dari video mengenai CV. De Nature Indonesia, berikut ini…

BERBICARA SEPUTAR PENYAKIT INFEKSI KELAMIN BENGKAK YAITU PENYAKIT RAJASINGA ALIAS SIFILIS
Penyakit IMS sifilis atau kebanyakan orang awam mengistilahkannya sebagai penyakit rajasinga ialah peradangan (infeksi) yang timbul ‘gara-gara’ bakteri terbilang berbahaya yaitu Treponema pallidum.

KLIK → Mengobati Sipilis Dengan Selain Resep Dokter
                Cara Mengobati Sipilis Dengan Remuan Tradisional
                Pengobatan Herbal Untuk Penyakit Rajasinga Atau Sipilis

Sebagaimana yang diketahui bahwa sifilis termasuk salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang terbilang serius, bahkan sebagian peristiwa hingga berujung kematian manakala tidak segera diobati. Dominannya infeksi tadi merembet lewat kontak kelamin dengan seseorang yang terinfeksi, selain melalui melakukan jimak bakteri pembawa infeksi PMS (penyakit menular seksual) juga bisa menjalar lewat paparan cairan tubuh si pengidap contohnya melalui darah atau air liur yang ada semacam bintil-bintil merah persis sariawan. Secara umum kontak langsung terjadi ala seks vaginal (lewat alat genita wanita), anal (dubur) ataupun oral (mulut). Enggak sebatas disitu saja, konon menggunakan jarum secara bergiliran bisa memindahkan infeksi penyakit ini baik untuk pecandu narkoba suntik maupun untuk fans berat seni ‘menggambar’ anggota tubuh seperti tato dan tindik kuping.

penyakit sifilis-infeksi kandung kemih-susah buang air kecil

Penularan bakteri pemicu penyakit rajasinga atau terminologi sifilis juga terjadi dari seorang wanita dalam keadaan ‘bunting’ terhadap bayi dalam kandungannya, berdasarkan informasi nan kredibel jumlah peningkatan fenomenanya hingga kini cukup genting. Adapun mengenai kondisi ini dalam dunia medis diberi nama sifilis kongenital. Konsekuensi probabilitas (kemungkinan) terparah tidak lain yaitu ‘kematian’ fetus yang ada dalam kandungan bisa terjadi ‘gara-gara’ pengaruh infeksi tersebut. Sebagaimana yang diketahui ternyata bakteri pemicu infeksi PMS (penyakit menular seksual) tak bisa ‘berumur’ lama berada di luar tubuh manusia alias (kemungkinan hilang dengan sendirinya cukup mudah), selain itu penyakit tadi pastinya tidak dapat beralih bakterinya melalui pola berikut ini:

  • Menggunakan toilet bersamaan dengan pasien rajasinga.
  • Bercampur dalam penggunaan peralatan makan yang sama.
  • Memakai pakaian ‘dalaman’ secara bergantian.
  • Berbagi kolam renang maupun kamar mandi yang sama.

‘Beberapa isyarat’ awal pada sipilis ialah biasanya timbul sesuai reaksi yaitu tiga pekan selepas bakteri merasuk dalam tubuh. Peradangan (infeksi) sipilis terklasifikasi menjadi 4 hierarki utama, seperti:

Sifilis Primer
Penderita rajasinga dominannya bakal menjumpai cirinya dimulai dengan lesi atau lecet pada alat vital ataupun di dalam dan area mulut. Bintil-bintil merah yang tampak bercorak mirip gigitan serangga tetapi tak mengeluarkan rasa sakit. Pada fase ini, semisal pasien yang positif mengidap bakteri melakukan kontak kemaluan dengan individu lain, maka penjangkitan akan ganyir terjadi. Lecet tadi berlangsung dalam waktu 30 sampai 60 hari. Walhasil, lesi ini bakal sembuh tanpa menyisakan bekas.

kelamin bengkak bernanah gatal-vagina perih sakit setelah berhubungan

Sipilis Sekunder
Individu yang sakit sipilis sekunder atau stadium ke dua bakal menemui timbulan semacam bintil-bintil merah di dasar kulit seukuran koin kecil dan umumnya luka itu nongol di telapak tangan juga tapak kaki. Simptom (gejala) lain yang boleh jadi menyertai reaksi yaitu panas badan, selera makan berkurang begitu saja, sakit lekum ‘tenggorokan’ dan penyakit genital warts. Fase itu sanggup bertahan dalam waktu (satu hingga tiga) bulan

Sipilis Laten (alias tak nampak tapi berkesempatan muncul)
Selepas tahapan sipilis sekunder, sifilis ibarat sirna serta tidak mengakibatkan tanda semata. Jangka waktu laten ini bisa bertahan diperkirakan (dua puluh empat) bulan, setelah itu lanjut kepada tingkat yang teramat ‘meremukkan’ kebugaran sang pasien dalam peradangan (infeksi) sifilis yakni sifilis tersier.

Sipilis Tersier
Bila infeksi PMS (penyakit menular seksual) itu tidak ditanggulangi dengan benar, maka penyakit rajasinga punya tabiat dapat sedikit demi sedikit berganti ke level akhir yakni sifilis tersier. Di jenjang ini, peradangan (infeksi) sewaktu-sewaktu menciptakan efek yang serius pada tubuh. Diantara akibat dari infeksi terhadap tahap ini seperti kebutaan, masalah fungsi kerja otak, kelumpuhan, ‘zakar loyo’, gangguan pendengaran, dan bahkan sampai kasus kematian tatkala dianggap remeh

Sipilis semakin ganyir merembet sewaktu fase primer serta sekunder. Seumpama seseorang mendapati adanya infeksi PMS (penyakit menular seksual), seyogianya cepat uji kesehatan kepada medikus atau poliklinik (spesialis penyakit alat vital) buat status absolut diagnosis terhadap penyakit rajasinga. Semakin awal sifilis ditindaklanjuti, maka tipis kemungkinan bagi penyakit rajasinga berpotensi menjadi parah. (Bau Tak Sedap Pada Miss V)

Penyembuhan Yang Dijalani Untuk Sifilis
Penanganan penyakit rajasinga terbilang gampang dilakukan kalau ditindaklanjuti secara telaten, perawatan rata-rata ialah dengan perantara antibiotik berupa suntikan penisilin (Penicillin G Procaine atau Procaine Benzylpenicillin), dan penting untuk diingat wajib dibawah pengawasan dokter ya :). Tatkala tak terobati, penyakit rajasinga berisiko sebagai penyakit yang teramat riskan dan bahkan sampai meregang nyawa. Pesakit PMS (penyakit menular seksual) yang masih dalam tahap penyembuhan suka tidak suka menjauhi hubungan intim sampai infeksi diputuskan telah sehat kembali

SEBUAH KODE BAHWA ANDA TERINFEKSI SAKIT SIFILIS
Pengidap sifilis dapat dengan mudah menjangkitkan ‘partikel jahat’ penyakit ini ‘gara-gara’ kebanyakan dari mereka cuma mendapati simptom (gejala) kecil sehingga terlalai kalau mereka sudah ketularan. Simptom (gejala) sipilis tumbuh sesuai dengan jenjang sifilis yang dihadapi.

Ciri Buat Penyakit Rajasinga Primer (Awal)
Tanda biasanya bagi sifilis primer yakni munculnya ruam atau tukak. Bintil Merah itu terlihat (sepuluh – sembilan puluh hari) sesudah bakteri bermarkas di dalam tubuh, bintil merah ini kerapkali dientengkan oleh seseorang yang terjangkit sipilis disebabkan tiada mendatangkan rasa sakit. Bintil merah itu aktif pada sekitar organ tubuh dimana bakteri pertama kali menerabas, diantaranya pada organ intim laki-laki, vagina, ataupun sekeliling anus. Ruam tadi bisa juga terjadi di jari, mulut ataupun bibir, dan amandel.

Penyembuhan bintil merah melewatkan waktu antara (3 hingga 6 pekan). Tidak seluruhnya pengidap rajasinga, ruam yang nongol semata satu tapi ada juga yang mengalami lebih dari satu luka. Selain itu, sifilis primer juga bisa dikenali lewat basal alias bengkak kelenjar pada wilayah ketiak, pukang paha, ataupun leher. Sifilis bakal menjelma kepada level sekunder andaikan tak ditanggulangi dari awal. (Bau Tak Sedap Pada Miss V)

Tanda Terhadap Sipilis Sekunder (Kedua)
Beberapa pekan sesudah luka menghilang artinya indikator penyakit rajasinga sekunder bakal keluar. Ruam akan muncul di daerah tubuh mana saja terkhusus di tapak kaki dan tangan. Gejala yang lain yaitu penyakit jengger ayam pada alat vital wanita dan pria, khusus pada perempuan yakni ketuat bisa keluar pada daerah faraj. Sebaliknya keberadaan sejenis tonjolan daging pada sekitar anus secara umum dihadapi laki-laki dan perempuan.

Indikasi yang serupa dengan penyakit influenza juga bisa tampak. Pengidap bakal menjumpai rasa dengkik (tidak semangat atau bertenaga), sakit area kepala, nyeri pada sekeri (persendian) siku atau lutut, juga panas badan. Tak hanya itu rupanya perampingan berat tubuh serta alopesia (kebotakan) rambut rentan dialami, glandula (kelenjar) yang menyalurkan cairan getah bening terlarut ke dalam darah dan jaringan tubuh ikut mengalami pembesaran.

Ciri-ciri tersebut bakal berlangsung sampai beberapa minggu, juga dapat menampakkan eksistensinya ataupun menyembunyikan keberadaannya dan terus begitu dalam periode beberapa bulan kemudian. Tatkala penyakit rajasinga sekunder tak ditanggulangi sesuai petunjuk, peradangan (infeksi) punya risiko berlanjut mengarah etape berikutnya.

Ciri Untuk Sipilis Laten (menyembunyikan eksistensinya tapi berkesempatan kambuh)
Di jenjang ini bakteri tetap aktif, namun penyakit rajasinga tanpa menimbulkan indikasi sekecilpun. Sewaktu satu tahun di muka jenjang penyakit rajasinga laten, peradangan (infeksi) tetap dapat dijangkitkan. Sesudah (dua puluh empat bulan), peradangan (infeksi) bersarang ada di dalam badan si pasien, tetapi tak bisa ditularkan kepada orang lain kembali. Fase ini bisa aktif beberapa tahun lamanya. Seumpama tak ditanggulangi dengan tepat, penyakit rajasinga laten dapat berlanjut menuju sipilis tersier (hierarki penyakit rajasinga yang makin rawan).

Ciri Untuk Sipilis Tersier
Kurang lebih (tiga puluh persen) pesakit sifilis yang tak teratasi secara sungguh-sungguh bisa menerima ‘penderitaan’ periode tersier. Gejala penyakit rajasinga tersier dimulai beberapa tahun sesudah infeksi ketika pertama menulari tubuh. Bagian tubuh di zona bakteri sifilis pertama merasuk ke dalam sehingga mengimbas pada gejala yang diterima.

Pada starata tersebut, sipilis bisa kian ‘genting’ serta justru terjadi impak merenggut nyawa seseorang. Penyakit rajasinga tersier umumnya berakibat terhadap jantung, mata, otak, lever, urat tempat darah mengalir, tulang, serta sekeri (persendian) kaki atau tangan. Alhasil individu yang positif berisiko mengalami stroke, sakit jantung, maupun kerabunan kronis dikarenakan peradangan (infeksi) menular seksual tersebut. (Bau Tak Sedap Pada Miss V)

Indikasi Terhadap Sifilis Kongenital
Ibu yang tengah ‘berbadan dua’ kemudian tertular penyakit rajasinga berisiko memindahkan bakteri infeksi kepada janinnya. Risiko itu sanggup diminimkan manakala sang wanita diobati dengan serius sebelum kehamilan menginjak 16 minggu. Tatkala tak ditanggulangi secara tepat, komplikasi berikut biasanya terjadi:

  • Melahirkan meninggal alias bayi meninggal dalam rahim
  • Maut menjemput sang bayi tidak lama sesudah terlahir ke dunia
  • Gugur kandungan
  • Bayi keluar dari kandungan membawa sipilis
  • Si kecil (bayi) terlahir sebelum waktunya (prematur)

Bayi yang dilahirkan membawa kongenital sipilis masih tetap hidup, lazimnya tak memiliki indikator semata. Cuma ada kemungkinan hadirnya permukaan kulit berbintik merah di telapak tangan serta kaki. Dampak yang mungkin berkembang kepada si kecil (bayi) yang lahir kedunia bersama penyakit rajasinga, yakni:

  • Abnormalitas bentuk gigi
  • Pertambahan ukuran tulang yang cukup lamban
  • Kelemahan pendengaran
  • Tidak dapat mendengar
  • Tulang hidung yang papar (rata)

Diskusikan kepada dokter ataupun pakar penyakit kelamin seumpama anda mendapati penyakit menular seksual (PMS) serta masih dalam keadaan ‘berbadan dua’ 🙂

KETIDAKSESUAIAN ANTARA SIFILIS DENGAN GONORE (KENCING NANAH)
Kencing nanah (gonore) dan sipilis merupakan infeksi PMS (penyakit menular seksual) dengan pemicu yang tidak sama. Gonore (kencing nanah) ditimbulkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae kebalikannya sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum, dampak yang dirasakan pun berbeda, ya… kendati masih tidak sedikit yang berpendapat sedikit ada kemiripan 🙂 . Berikut keluhan yang rata-rata dialami :

INDIVIDU YANG TERKENA KENCING NANAH (GONORE)

  • Terasa panas ketika BAK (buang air kecil) diikuti adanya lendir nanah (kehijauan) dari lubang zakar
  • Diujung kepala penis seperti anyang – anyangan
  • Perut wilayah bawah berasa nyeri
  • Gangguan lain untuk pria berupa nyeri pada biji pelir, terjadi basal (pembengkakan) di kulit penutup penis
  • Pipis nanah dan darah terkadang bersamaan jadi satu, akan tetapi tiada lecet diluar kemaluan laki-laki
  • Keluhan lainnya buat perempuan : menstruasi semakin sulit, perih selagi bersetubuh

PASIEN SIPILIS

  • Keluar keluhan adanya luka pada permukaan kulit zakar yang tidak gatal dan tanpa sakit
  • Luka di zakar memancurkan lendir sedikit kuning diikuti rebuk (bernanah)
  • Luka kemungkinan sirna seiring waktu cuma basil (kuman) ini akan menjadi ‘sangar’ terhadap tubuh manusia sehingga mengganggu dari dalam serta dapat kembali hidup beberapa lama kemudian

INFO KEPASTIAN DARI SIFILIS
Sebaiknya bersegera menjalani dignosa pada medikus atau balai kesehatan (khusus sakit kelamin) andaikan terdapat probabilitas (kemungkinan), bahwa salah satu dari saudara/saudari telah ketularan penyakit sifilis. Kalau saja sakit sifilis ditanggulangi sesuai petunjuk, tentu komplikasi yang rawan akan terhindarkan sehingga oportunitas agar sembuh seutuhnya semakin terbuka lebar.

Sebagai pendahuluan, ahli penyakit kelamin dari balai kesehatan biasanya bertanya mengenai tanda ‘keluhan’ yang mas/mba hadapi sebelum melangsungkan penelitian kondisi jasmani secara utuh. Terlebih pengontrolan pada sekeliling alat genital serta anus, petugas medis juga akan meneliti keberadaan bintik kulit kemerahan maupun kulit tumbuh di tenggorokan dan mulut. Disamping itu, medikus atau balai pengobatan (khusus sakit kemaluan) terkadang bakal menyampaikan kepada bapak/ibu supaya melakukan sejumlah pengecekan di bawah ini:

Uji Sampel Darah
Sehabis penanganan kondisi tubuh dirasa oke, lalu memasuki pada cek darah demi kejelasan ada tidaknya infeksi sifilis di dalam tubuh seseorang. Tes darah secara otomatis membaca ada tidaknya zat (alias antibodi) penghancur bakteri virus yang dibuat oleh tubuh guna menangkis sipilis. Perisai perlindungan (antibodi) pada bakteri sifilis sanggup konsisten eksis di dalam raga manusia secara menahun

Satu di antara cek darah yang eksklusif buat melacak bakteri Treponema pallidum yaitu Treponemal Antibody Test. Siapa saja dengan hasil cek berupa afirmatif (alias positif), nyaris pasti akan terdiagnosa terinfeksi penyakit rajasinga. Namun tes tersebut dapat konsisten mempertahankan hasil positif dari tahun ke tahun pasca PMS (penyakit menular seksual) sifilis ditangani. Oleh karena itu, agar bisa memastikan apakah orang tersebut tertular penyakit menular seksual (PMS) sipilis saat sekarang atau memang sudah pada masa lampau, pastinya diharuskan pengujian ekstra yang dinamai RPR (Rapid Plasma Reagin). Siapa pun yang tengah menderita sipilis biasanya menampilkan hasil Treponemal Antibody Test positif disertai RPR positif.

Peradangan atau infeksi penyakit rajasinga dapat berakhir mengenaskan untuk si kecil (bayi) di dalam fetus (janin) maupun anak yang belum lama dilahirkan. Dengan kata lain, wanita yang tengah ‘berbadan dua’ diminta buat melaksanakan tes darah pada penyakit rajasinga. Tes tadi rata-rata dilangsungkan bilamana umur kandungan ada di antara (tiga sampai lima bulan). Jikalau keterangan positif tidaknya PMS (penyakit menular seksual) sipilis telah diyakinkan, penanganan ataupun pemulihan dapat dijalani dengan segera.

Meneliti Cairan Ruam ‘luka’ Atau Tukak
Semisal adanya ruam ‘luka’, petugas medis (dokter) bakal menyedot sedikit cairan dari bintil merah ‘luka’ buat percontohan (sampel) agar dianalisis dalam ruang lab. Penelitian tadi semata bisa diaplikasikan buat penyakit rajasinga primer (pertama) dan sekunder (selanjutnya), yaitu kala adanya lecet ataupun tukak. Percontohan (sampel) cairan akan memberi hasil apakah ada bakteri yang bisa memunculkan penyakit rajasinga.

PENYEMBUHAN PMS (PENYAKIT MENULAR SEKSUAL) SIPILIS DENGAN HERBAL
Adapun untuk mengobati kencing nanah (gonore), penyakit rajasinga, penyakit jengger ayam (kutil kelamin), clamidya, dan lain – lain, dari Klinik De nature memberikan berbagai macam racikan obat antibiotik alami – antivirus – antibakteri seperti GANGJIE – GHOSIAH – PIPECA – HABATOP ATAU HABBATUSSAUDA – KAPSUL BERSIH DARAH – BAWANG LANANG yang mampu membantu menangani keluhan yang dirasakan. (Bau Tak Sedap Pada Miss V)

PENANGANAN PENYAKIT RAJASINGA ALA RESEP DOKTER ATAU ANTIBIOTIK
Penisilin (Penicillin G Procaine atau Procaine Benzylpenicillin) lumayan manjur dan dapat diaplikasikan untuk membereskan penyakit menular seksual (PMS) sifilis primer ‘pertama’ serta sekunder ‘kedua’. Penisilin dominannya dimasukkan via injeksi jarum suntik, ada beberapa jenis antibiotik yang lain di apotek seperti Tetrasiklin (Tetracycline), Eritromisin (Erythromycin), Ceftriaxon (Ceftriaxone), Doksisiklin (Doxycycline), Azithromicin (Azithromycin) yang juga mujarab memberantas bakteri pemicu PMS (penyakit menular seksual) sipilis, andaikan seseorang yang respon tubuhnya seolah sensitif terhadap penisilin

APAKAH BOLEH MENEGUK AIR REBUSAN PIPER BATLE (DAUN SIRIH) SETELAH KONSUMSI OBAT APOTIK?
Pada waktu penanganan, minum rebusan air piper batle (daun sirih) bukan berarti soal yang dilarang tanpa syarat. Cuma saja kurangnya informasi mengenai khasiat dan dampak yang ditimbulkan konsumsi air tersebut pada pengobatan seyogyanya saudara/saudari tanggapi dengan bijak. Agar mengurangi kesan negatif atau probabilitas (kemungkinan) interaksinya dengan terapi penanganan yang Anda terapkan, bagusnya saudara/saudari kasih interval kisaran dua sampai 3 jam antara konsumsi air rebusan daun sirih merah dengan minum obat. (Bau Tak Sedap Pada Miss V)

APAKAH BISA MENGOLES ATAU MEMINUM ALLIUM SATIVUM (BAWANG PUTIH) SEBAGAI OBAT SIPILIS?
Bawang putih cukup tak berbahaya semisal digunakan melalui cara dikunyah maupun dijadikan suplemen, tapi bawang putih yang mentah tidak disarankan buat dioleskan langsung pada kulit sebab adanya reaksi yang membuat masalah riskan, lebih bagus pasien tidak melumurkan allium sativum (bawang putih) ke kelamin, sebab kelamin ialah salah satu zona yang sangat peka dan lebih riskan terjadi iritasi. Sejumlah cerita yang ada semisal melumurkan allium sativum (bawang putih) dapat menjadikan alat vital makin besar atau memulihkan sipilis hingga saat ini belum terbukti kebenarannya secara ilmu kedokteran.

ADA TIDAK YA ANJURAN ATAU PANTANGAN JENIS MAKANAN KETIKA MENGATASI SIFILIS
Melihat beberapa petunjuk yang dirasakan antara lain rasa panas ketika buang air kecil disertai adanya lendir mirip sperma yang baunya agak amis, maka hal ini seringkali berlangsung pada penyakit menular seksual (PMS) gonorhea. Peradangan (infeksi) itu juga disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Baik itu penyakit rajasinga dan kencing nanah tidak berkorelasi terhadap makanan umpanya makanan pedas, buah semangka, telor dan seterusnya. Kesimpulannya tidak ada larangan utama dalam hal makanan secara ilmu kedokteran. Cuma berbeda manakala melakukan terapi tradisional dari De nature Indonesia maka adanya sejumlah pantangan dan interuksi yang akan diterapkan sesuai dengan pedoman dari ahli pengobatan tradisional perusahaan.

BERBAGI CERITA TERHADAP SUAMI ATAU ISTRI
Bilamana Anda dipastikan terjangkit sifilis, secepatnya sampaikan pada suami/istri atau bekas pasangan dari saudara/saudari dengan begitu beliau bakal menjalani tes dan menerima penanganan. Andaikan bapak/ibu memandang malu buat memusyawarahkan penyakit itu terhadap pasangan atau bekas suami/istri saudara/saudari, mintalah petunjuk dari petugas medis (dokter) ataupun balai pengobatan ahli sakit alat vital. Semakin elok bagi bapak/ibu agar memberi tahu pasangan perihal sipilis. Manakala penyakit tadi tidak ditangani secara benar, alhasil punya peluang mengancam jiwa. (Bau Tak Sedap Pada Miss V)

KOMPLIKASI DISEBABKAN SIPILIS
Sipilis punya potensi memunculkan beberapa komplikasi jika mengentengkannya, sifilis dapat pula mendongkrak dampak kedatangan segenap penyakit yang terdiri dari:

  • Sakit saraf, seperti serangan otak disertai kelumpuhan (struk), meningitis, tuli, rabun, disfungsi alat vital, dan gangguan kandung kemih.
  • Masalah jantung, misalnya pembesaran pembuluh nadi yang besar, aneurisma, problem pembuluh darah, dan problem katup jantung.
  • Infeksi orang-orang yang positif sipilis juga sering berganti-ganti mitra seks yang mempunyai dampak terinfeksi Hiv dua kali lipat dari orang biasa.
  • Problem kehamilan serta embrio. Ibu ‘bunting’ yang positif sipilis punya peluang mempertemukan penyakit tadi kepada bayi yang ada di dalam kandungan.
  • Guma atau benjolan, situasi itu biasanya keluar terhadap kulit, tulang, serta hati ataupun bagian tubuh lainnya.

MEMPROTEKSI DIRI DARI PENYAKIT RAJASINGA
1. Mempertahankan rasa cinta agar tak mudah berpaling dari pendamping hidup termasuk cara efektif buat menjaga diri dari infeksi penyakit rajasinga. Pemakaian kondom boleh diejawantahkan sebagai prosedur proteksi alternatif dalam ikhtiar mengurangi impak penyebaran sifilis, terutama pada kelompok wanita ‘kupu-kupu malam’. Kendati demikian alat kontrasepsi ini sebatas mencegah perpindahan bakteri. Sifilis masih dapat menjangkiti via seks oral (mulut), yang mana itu berlaku bilamana mulut bergesakan secara frontal dengan luka kemerahan di penis/vagina yang telah ketularan. (Bau Tak Sedap Pada Miss V)

2. Amat disarankan supaya memakai kondom pada waktu melakukan jimak baik secara vaginal (lewat organ intim perempuan), ataupun anal (dubur). Pasanglah dental dam (alat pelindung sex berbentuk lembaran lentur) apabila melangsungkan sex oral (mulut), alat tadi bertugas untuk pembatas antara mulut dan kemaluan, sehingga perpindahan bakteri penyakit seksual dapat dielakkan.

Jangan melakukan hubungan suami-istri secara oral (mulut), vagina (lewat alat vital wanita), atau anal (dubur) sampai penanganan penyakit rajasinga selesai ditunaikan, hal itu dikarenakan berisiko bagi bapak/ibu infeksinya kambuh lagi semisal besentuhan kelamin bersama mitra asmara yang mempunyai sekian banyak teman seksual atau justru Anda dapat mengalihkan infeksi terhadap orang lain.

Sipilis juga bisa menjalar tanpa harus lewat hubungan suami-istri. Apabila saudara/saudari pengagum narkoba suntik maupun yang gemar seni merajah tubuh seperti tato dan tindik kuping, hendaklah menghindari berbagi jarum suntik dengan orang lain, Anda disarankan agar selalu menggunakan jarum yang telah dibersihkan (aman).

Mungkin hanya ini yang dapat saya bahas yang berkaitan dengan Bau Tak Sedap Pada Miss V, semoga kian meningkatkan pengetahuan kita semua terutama mengenai penyakit menular seksual (PMS) gonorhea atau sifilis


Ditambahkan pada: 18 September 2019

Ulasan customer dinonaktifkan: Bau Tak Sedap Pada Miss V

Maaf, form ulasan customer dinonaktifkan untuk produk ini

SIDEBAR